Beranda KATEKESE Teladan Kita S. Georgius, 23 April

S. Georgius, 23 April

Ilustrasi: Santo Georgius, www.katakombe.net
St. Georgius biasa digambarkan sedang membunuh seekor naga untuk menyelamatkan seorang perempuan cantik. Naga melambangkan kejahatan. Perempuan melambangkan kebenaran Allah yang kudus. St. Georgius membunuh sang naga sebab ia telah memenangkan pertarungan melawan iblis.

Tidak banyak yang diketahui mengenai St. Georgius kecuali bahwa ia seorang martir. Ia adalah seorang prajurit dalam bala tentara Diocletian, seorang kaisar kafir. Diocletian amat benci pada umat Kristiani. Ia membunuh setiap orang Kristen yang dijumpainya.

Dikisahkan bahwa St. Georgius adalah salah seorang prajurit kesayangan Diocletian. Ketika Georgius menjadi seorang Kristen, ia menghadap kaisar dan mengecamnya karena tindakannya yang amat kejam. Kemudian, Georgius melepaskan jabatannya dalam dinas tentara Romawi. St. Georgius membayar keberaniannya itu dengan harga yang amat mahal. Ia disiksa dengan kejam lalu dipenggal kepalanya.

Begitu gagah berani dan begitu penuh sukacita St. Georgius menyatakan imannya hingga orang merasa tergugah semangatnya apabila mendengarkan kisah hidupnya. Banyak lagu dan puisi ditulis untuk mengenang kemartirannya. Para tentara, terutama, selalu berdevosi kepadanya. St. Georgius diangkat sebagai santo pelindung Inggris pada tahun 1222.

Apakah aku rela mengorbankan sesuatu apabila aku tahu sesuatu itu menghalangi hubunganku dengan Tuhan?

Sumber“Diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”

Ilustrasi: Santo Georgius, www.katakombe.net