Beranda KATEKESE Santa Katarina Laboure : 28 November

Santa Katarina Laboure : 28 November

28 November, Bunda Maria, gereja katolik, gereja Katolik Indonesia, Ibu Maria, katekese, katolik, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Lawan Covid-19, Minggu Biasa XXXV, Para Kudus, Para Kudus di Surga, rosario, Santo Virgilius, Santo Yohanes Berchmans, Santa Flora dari Cordoba, Santa Felisitas dari Roma, Santa Sesilia, Santa Cecilia, teladan kita, umat katolik, Yesus Kristus
Ilustrasi: catholicnewsagency.com

Nama kecil Santa Katarina Laboure adalah : Zoe Laboure. Ia lahir di desa Fainles Mautiers, Prancis pada tanggal 2 Mei 1806, anak kesembilan dari 11 orang bersaudara.  Ayahnya bernama Pierre Laboure, adalah seorang petani yang sangat bersahaja namun saleh. Ibundanya, Louise Madeleine Gontard, juga adalah seorang katolik yang sangat saleh. Ibunda Santa Katarina meninggal pada tanggal 9 Oktober 1815, ketika ia baru berusia sembilan tahun. Dikisahkan bahwa setelah pemakaman ibunya, Katarina mengambil patung Santa Perawan Maria dan menciumnya seraya berbisik; “Sekarang engkaulah ibuku.”

Setelah kematian ibundanya, Katarina bekerja dan tinggal dirumah bibinya  di Saint-Rémy, sebuah desa yang berjarak sembilan kilometer dari rumah mereka.  Namun karena tertarik dengan kehidupan religius; ia memutuskan untuk  masuk biara Suster “Puteri Kasih”  (didirikan oleh Santo Vincentius de Paul) dan diberi nama biara “Katarina”. Ia kemudian menjadi seorang suster yang amat sederhana, saleh, rajin serta penuh pengabdian.

Pada tanggal 27 November 1830, jam setengah enam malam, sekali lagi Bunda Maria menampakkan diri kepadanya dalam rupa sebuah gambar. Bunda Maria tampak sedang berdiri di atas bola bumi dengan berkas-berkas cahaya ajaib memancar dari tangannya. Bola bumi itu dikelilingi tulisan berikut : “Oh Maria yang dikandung tanpa noda dosa, doakanlah kami yang berlindung kepadamu!” Gambar itu lalu membalik dan menampakkan huruf “M”; di atasnya terdapat sebuah hati dan salib yang saling berhubungan. Sementara itu terdengar olehnya suruhan Bunda Maria agar ia segera membuat satu medali yang berbentuk bulat lonjong seperti yang tergambar dalam tanda penampakan itu. Bunda Maria berjanji : “Semua orang yang mengenakan medali ini pada lehernya akan memperoleh karunia khusus.” Katarina, meneruskan pesan tersebut kepada yang berwajib. Lalu sesuai suruhan Bunda Maria, dibuatlah medali tersebut dan segera disebarluaskan kepada umat. Banyaklah permohonan yang terkabul karena medali tersebut, misalnya penyembuhan, pertobatan dll. Semuanya itu sungguh-sungguh ajaib, karena semula hal-hal itu memang tak dapat diatasi dengan cara biasa.

Suster Katarina Laboure meninggal dunia pada tanggal 31 Desember 1876 dalam usia 70 tahun.
Pada tahun 1933, demi proses beatifikasinya, makamnya digali kembali dan tubuhnya ditemukan tetap utuh. Saat ini tubuh Santa Katarina yang masih utuh tersebut diletakan dalam sebuah peti mati kaca di samping altar Kapela Santa Maria dari Medali Ajaib (sering hanya disebut oleh alamatnya, 140 Rue du Bac), Paris;  tempat di mana Bunda Maria pernah menampakkan diri kepadanya.

Santa Katarina Laboure dibeatifikasi pada tanggal 28 Mei 1933 oleh Paus Pius XI dan dikanonisasi oleh Paus Pius XII pada tanggal 27 Juli 1947.

Baca selengkapnya: katakombe.org

Inspirasimu: Santo Virgilius : 27 November