Peringatan Wajib Santo Bonifasius - Uskup & Martir, Bacaan, Bacaan Kitab Suci, Bait Allah, Firman Tuhan, Iman, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Yesus Juruselamat, penyejuk iman, Ziarah Batin 2026, OBOR, Obormedia, Toko Rohani OBOR, Pewarta Iman, Katekese, Katolik, Iman Katolik, Paus Fransiskus, ensiklik Laudato Si, renungan harian, Bacaan, Mazmur Tanggapan, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, Umat Katolik, Penyejuk Hati, sabda Allah, Oase Katolik, Renungan Pagi, Sabda Tuhan, Mirifica News, Renungan MIrifica, Renungan Komsos KWI, Renungan Mirifica, Bacaan Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Jumat 5 Juni 2026, Paus Leo IV, Jumat Pekan Biasa IX
Foto: llustrasi ChatGPT

JUMAT PEKAN BIASA IX
Peringatan Wajib Santo Bonifasius – Uskup & Martir
Warna Liturgi: Merah

Bacaan I – 2 Timotius 3:10-17

Setiap orang yang mau hidup saleh dalam Kristus, akan menderita aniaya.

Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Timotius:

Saudara terkasih, engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku. Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia, di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita, dan Tuhan telah melepaskan daku dari semua itu. Memang setiap orang yang mau hidup saleh dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya.
Sebaliknya orang jahat dan penipu akan bertambah jahat; mereka menyesatkan dan disesatkan.

Tetapi engkau, hendaklah tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu
dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian orang-orang kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 119:157.160.161.165.166.168; Refren :165a

Besarlah ketenteraman orang-orang yang mencintai hukum-Mu, ya Tuhan.

  • Pengejar dan lawanku banyak, tetapi aku tidak menyimpang dari peringatan-peringatan-Mu.
  • Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan untuk selama-lamanya segala hukum-Mu yang adil.
  • Para pembesar mengejar aku tanpa alasan, tetapi hanya terhadap firman-Mu hatiku gemetar.
  • Besarlah ketenteraman orang-orang yang mencintai hukum-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka.
  • Aku menantikan keselamatan yang datang dari pada-Mu, ya Tuhan, dan perintah-perintah-Mu kulakukan.
  • Aku berpegang pada titah dan peringatan-peringatan-Mu, sebab seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu.

Bait Pengantar Injil- Yohanes 14:23
Barangsiapa mengasihi Aku, akan mentaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.

Bacaan Injil – Markus 12:35-37

Bagaimana mungkin Mesias itu anak Daud?

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Pada suatu hari Yesus mengajar di Bait Allah, katanya, “Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri berkata dengan ilham Roh Kudus, ‘Tuhan telah bersabda kepada Tuanku: Duduklah di sisi kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.’ Jadi Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia sekaligus anaknya?” Orang yang besar jumlahnya mendengarkan Yesus dengan penuh minat.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Kitab suci merupakan sumber ilham bagi orang-orang yang percaya. Oleh karena itu, setiap kali orang membaca, mendengarkan, dan merenungkan firman Tuhan hendaknya firman itu menjadi sumber kebenaran dan kekuatan bagi kehidupannya. Surat Paulus kepada Timotius adalah ilham dari Allah untuk mengajar, menegur, memperbaiki, dan mendidik orang dalam kebenaran. Selanjutnya, teks ini juga menekankan bahwa Timotius telah mengikuti ajaran, jalan hidup, tujuan, iman, kesabaran, kasih dan ketekunan dari Paulus. Hal ini menunjukkan bahwa
Kitab Suci bukan hanya soal doktrin, melainkan juga mengenai bagaimana kita hidup sesuai dengan kebenaran Allah.

Yesus mengajarkan para pengikut-Nya tentang pentingnya mengenal Allah sebagai satu- satunya Tuhan. Yesus menunjukkan bahwa Allah adalah satu dan tidak ada yang lain selain Dia. Dengan demikian, kita harus mengakui Allah sebagai sumber kebenaran dan kasih karunia. Kita terus belajar dan memahami siapa Allah, melalui firman dan tindakan-Nya di dunia ini. Kita tetap teguh dalam iman dan tidak mudah tergoda oleh ajaran-ajaran lain yang bertentangan dengan kebenaran Allah.

Tuhan, tambahkanlah iman kami agar kami menaruh perhatian lebih pada firman-Mu yang merupakan sumber kebenaran dan kekuatan bagi kami, amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor