Bacaan, Bacaan Kitab Suci, Bait Allah, Firman Tuhan, Iman, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Yesus Juruselamat, penyejuk iman, Ziarah Batin 2026, OBOR, Obormedia, Toko Rohani OBOR, Pewarta Iman, Katekese, Katolik, Iman Katolik, Paus Fransiskus, ensiklik Laudato Si, renungan harian, Bacaan, Mazmur Tanggapan, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, Umat Katolik, Penyejuk Hati, sabda Allah, Oase Katolik, Renungan Pagi, Sabda Tuhan, Mirifica News, Renungan MIrifica, Renungan Komsos KWI, Renungan Mirifica, Bacaan Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Selasa 2 Juni 2026, Paus Leo IV, Selasa Pekan Biasa IX, Santo Erasmus , Santo Marselinus & Petrus, Santo Nicephorus dari Konstantinopel, Santo Feliks dari Nikosia
Foto: llustrasi ChatGPT

SELASA PEKAN BIASA IX
Santo Erasmus
Santo Marselinus & Petrus – Martir
Santo Nicephorus dari Konstantinopel

Santo Feliks dari Nikosia
Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I – 2 Petrus 3:12-15a.17-18

Kita menantikan langit dan bumi yang baru.

Bacaan dari Surat Kedua Rasul Petrus:

Saudara-saudara terkasih, Kalian menantikan dan berusaha mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa oleh api
dan unsur-unsur dunia akan lebur oleh nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji Allah, kita menantikan langit dan bumi yang baru, tempat terdapat kebenaran.

Sebab itu, saudara-saudaraku terkasih, seraya menantikan semuanya itu, haruslah kalian berusaha supaya kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, serta dalam perdamaian dengan Dia. Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat.

Saudara-saudara terkasih, kalian telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah! Jangan sampai kalian terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan sampai kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi hendaklah kalian bertumbuh dalam kasih karunia dan semakin mengenal Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Terpujilah Dia. Bagi-Nya kemuliaan sekarang dan selama-lamanya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 90:2.3-4.10.14.16; Refren:1

Tuhan, Engkaulah pelindung kami turun-temurun.

  • Sebelum gunung-gunung dilahirkan, sebelum bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari sediakala sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.
  • Engkau mengembalikan manusia kepada debu, hanya dengan berkata, “Kembalilah, hai anak-anak manusia!” Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, atau seperti satu giliran jaga di waktu malam.
  • Masa hidup kami tujuh puluh tahun, dan jika kuat, delapan puluh tahun, tetapi isinya hanyalah kesukaran dan penderitaan; begitu cepat mereka lewat dan kami hanyut lenyap.
  • Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hayat. Biarlah hamba-hamba-Mu menyaksikan perbuatan-Mu, biarlah anak cucu mereka menyaksikan semarak-Mu.

Bait Pengantar Injil – Efesus 1:17-18
Semoga Bapa Tuhan kita Yesus Kristus menerangi mata budi ktia agar kita mengenal harapan panggilan kita.

Bacaan Injil – Markus 12:13-17

Berikanlah kepada kaisar apa yang menjadi hak kaisar, dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah.

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Pada waktu itu beberapa orang Farisi dan Herodian disuruh menghadap Yesus, untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan. Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya, “Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur. Engkau tidak takut kepada siapa pun, sebab Engkau tidak mencari muka, tetapi dengan jujur mengajar jalan Allah. Nah, bolehkah kita membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?

Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka, “Mengapa kamu mencobai Aku? Tunjukkanlah suatu dinar untuk Kulihat!” Mereka menunjukkan sekeping dinar. Lalu Yesus bertanya, “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka, “Gambar dan tulisan Kaisar.”

Maka kata Yesus kepada mereka, “Berikanlah kepada Kaisar apa yang menjadi hak Kaisar, dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah!” Mereka sangat heran mendengar Dia.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Saat Paus Leo XIV terpilih sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia pada 8 Mei 2025, semua mata memandang dia. Ada harapan besar bahwa Paus yang baru ini akan membawa perdamaian dan cinta kasih bagi seluruh dunia. Pasalnya, dunia saat ini butuh sosok pemimpin yang mampu mengorkestrasi perdamaian, bukan pemimpin yang menginisiasi perang yang mematikan.

Dalam Bacaan Pertama hari ini, Rasul Petrus mengingatkan kita bahwa kita sedang menantikan kedatangan Allah, di mana langit dan bumi yang lama akan binasa dan akan digantikan oleh langit dan bumi yang baru, tempat kebenaran dan keadilan akan berkuasa. Kita dipanggil untuk berusaha hidup tak bercacat dan tak bernoda di hadapan Allah, serta hidup dalam kedamaian dengan Dia.

Dalam bacaan Injil, kita mendengar, orang-orang Farisi mencoba menjebak Yesus dengan pertanyaan tentang membayar pajak kepada kaisar. Mereka ingin mengetahui apakah Yesus mendukung atau menentang pemerintahan Romawi. Yesus dengan bijaksana menjawab bahwa kita harus menyerahkan apa yang menjadi milik kaisar kepada kaisar dan apa yang menjadi milik Allah kepada Allah.

Yesus menegaskan bahwa milik Allah adalah seluruh diri kita, hidup kita, iman kita, dan perbuatan baik kita. Dengan demikian, Yesus mengajarkan kepada kita untuk bertanggung jawab sebagai warga negara, tetapi juga untuk tetap setia dan memberikan yang terbaik bagi Allah, yaitu diri kita sendiri. Artinya, membayar pajak adalah kewajiban kita, tetapi memberikan diri kita sepenuhnya kepada Allah adalah tanggung jawab yang lebih besar. Jangan membiarkan diri kita terjebak dalam perselisihan politik atau duniawi yang mengalihkan perhatian kita dari Allah. Kita harus tetap fokus kepada Allah dan kehendak-Nya.

Tuhan, bimbinglah kami agar tidak hanya menantikan kedatangan-Mu secara pasif, tetapi juga proaktif berupaya hidup sesuai kehendak-Mu, amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor