Bacaan, Bacaan Kitab Suci, bait allah, Firman Tuhan, iman, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Yesus Juruselamat, penyejuk iman, Ziarah Batin 2025, OBOR, Obormedia, Toko Rohani OBOR, Pewarta Iman, Katekese, Katolik, Iman Katolik, Paus Fransiskus, ensiklik Laudato Si, renungan harian, Bacaan, Mazmur Tanggapan, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, Umat Katolik, Hari Minggu Adven I 2025, Penyejuk Hati, sabda Allah, Oase Katolik, Renungan Pagi, Sabda Tuhan, Mirifica News, Renungan MIrifica, Renungan Komsos KWI, Renungan Mirifica, Bacaan Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik Rabu 3 Desember 2025, Paus Leo IV, Adven 2025
Ilustrasi

Hari Rabu, Pekan Adven I
P. St. Fransiskus Xaverius – Imam & Pelindung Karya Misi
Warna Liturgi: Putih

Bacaan I: 1 Korintus 9:16-19.22-23

Celakalah aku jika tidak memberitakan Injil.

Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:

Saudara-saudara, jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri.
Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku jika tidak memberitakan Injil.

Seandainya aku melakukan pemberitaan itu atas kehendakku sendiri, memang aku berhak menerima upah. Tetapi karena aku melakukannya bukan atas kehendakku sendiri, pemberitaan itu merupakan tugas yang ditanggungkan Allah kepadaku. Kalau demikian apakah upahku? Upahku ialah: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa imbalan, dan bahwa aku tidak menuntut hakku sebagai pemberita Injil.

Sesungguhnya aku bukan hamba siapapun. Meskipun begitu, aku menjadikan diriku hamba semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang. Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya sedapat mungkin aku memenangkan beberapa orang dari antara mereka. Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian di dalamnya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan: Mazmur 117:1.2; R:Mrk 16:15

Pergilah ke seluruh dunia, dan wartakanlah Injil.

  • Pujilah Tuhan, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
  • Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil: Matius 28:19a.20b
Pergilah dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.

Bacaan Injil: Markus 16:15-20

Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Pada suatu hari Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada kesebelas murid,
dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,
mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Sesudah berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Tuhan Yesus ke surga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Tuhan memberikan perintah untuk pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Injil kepada semua makhluk. Ini adalah rahmat panggilan yang diberikan kepada setiap orang beriman untuk menjadi saksi Kristus di dunia, menyampaikan kabar baik tentang keselamatan kepada semua orang melalui kata-kata dan tindakan kasih.

 Tuhan yang mengutus adalah juga Tuhan yang setia dan berbelas kasih. Ia mengerti tantangan dan kesulitan-kesulitan yang mungkin dihadapi oleh para pelayan yang Ia utus. Maka, ia juga menyatakan kehadiran-Nya lewat tanda-tanda yang mengikuti orang-orang yang percaya. Mereka akan mengusir setan, berbicara dengan bahasa baru, menjinakkan ular, minum racun tanpa membahayakan, dan menyembuhkan orang-orang yang sakit. Kuasa dan kehadiran-Nya bekerja melalui orang-orang yang setia kepada-Nya.

 Sudah selayaknya kita menanggapi panggilan dan perutusan ini dengan sukacita dan tekad yang tulus, seperti teladan Santo Fransiskus Xaverius yang kita peringati pada hari ini. Tantangan dunia dewasa ini justru semakin membutuhkan kesaksian hidup orang-orang beriman. Semoga melalui hidup dan karya kita, cinta kasih Allah menjadi nyata.

 Ya Bapa, berilah kami semangat dan kekuatan dalam pelayanan-pelayanan kami agar hidup dan karya kami menjadi kabar baik tentang keselamatan-Mu, amin.

21 Agustus 2025, Bacaan, bacaan kitab suci hari ini, Injil hari ini, katekese, katolik, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, penyejuk iman, refleksi harian, Renungan hari minggu, renungan harian, renungan harian katolik, sabda tuhan, ziarah batin, Renungan Agustus

Sumber: Renungan Ziarah Batin Penerbit Obor