Bacaan, Bacaan Kitab Suci, bait allah, Firman Tuhan, iman, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Yesus Juruselamat, penyejuk iman, Ziarah Batin 2025, OBOR, Obormedia, Toko Rohani OBOR, Pewarta Iman, Katekese, Katolik, Iman Katolik, Paus Fransiskus, ensiklik Laudato Si, renungan harian, Bacaan, Mazmur Tanggapan, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, Umat Katolik, Hari Minggu Biasa XXXIV, Penyejuk Hati, sabda Allah, Oase Katolik, Renungan Pagi, Sabda Tuhan, Mirifica News, Renungan MIrifica, Renungan Komsos KWI, Renungan Mirifica, Bacaan Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik Sabtu 29 November 2025, Paus Leo IV, Beato Frederikus dari Regensburg
Ilustrasi

Hari Sabtu, Pekan Biasa XXXIV
B. Frederikus dari Regensburg
Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I: Daniel 7:15-27

pemerintahan, kekuasaan dan keagungan akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Allah yang mahatinggi.

Bacaan dari Nubuat Daniel:

Aku, Daniel, terharu karena penglihatan yang kualami, dan hatiku sangat gelisah oleh karena penglihatan yang telah kulihat. Maka aku mendekati salah seorang yang berdiri di sana, dan aku minta penjelasan tentang semuanya itu.

Maka berkatalah ia kepadaku dan memberitahukan maknanya, “Keempat ekor binatang besar itu ialah empat raja yang akan muncul dari dalam bumi. Sesudah itu orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi akan menerima pemerintahan, dan mereka akan memegang pemerintahan itu sampai selama-lamanya.”

Lalu aku ingin mendapat penjelasan tentang binatang yang keempat, yang berbeda dengan binatang-binatang lainnya. Binatang itu sangat menakutkan, bergigi besi dan berkuku tembaga. Binatang itu melahap dan meremukkan mangsanya, dan sisanya diinjak-injak dengan kakinya. Aku juga ingin mendapat penjelasan tentang kesepuluh tanduk yang ada pada kepalanya, dan tentang tanduk yang lain, yakni tanduk
yang mempunyai mata serta mulut yang menyombong; yang tumbuh sehingga patahlah tiga tanduk terdahulu, serta nampaknya lebih besar dari semua tanduk yang sudah ada. Tanduk itulah yang kulihat berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka, sampai Yang Lanjut Usia datang dan keadilan diberikan kepada orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi. Dan datanglah waktunya orang-orang kudus itu memegang pemerintahan.

Maka demikianlah katanya, “Binatang yang keempat itu ialah kerajaan keempat yang akan ada di bumi, dan yang berbeda dengan segala kerajaan lain; ia akan menelan seluruh bumi, menginjak-injaknya dan meremukkannya. Kesepuluh tanduk itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka akan muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan akan merendahkan tiga raja. Ia akan mengucapkan kata-kata yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi. Ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Lalu Majelis Pengadilan akan bersidang. Kekuasaan akan dicabut dari raja itu, ia akan dimusnahkan dan dihancurkan sampai lenyap. Maka pemerintahan, kekuasaan dan keagungan semua kerajaan di bawah langit akan diberikan kepada orang-orang kudus, umat Allah Yang Mahatinggi. Pemerintahan mereka adalah pemerintahan yang kekal, segala kekuasaan akan mengabdi dan patuh kepada mereka.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan: Daniel 3:82.83.84.85.86.87

  • Pujilah Tuhan, hai anak-anak manusia.
    U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
  • Pujilah Tuhan, hai umat Israel.
    U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
  • Pujilah Tuhan, hai para imam Tuhan.
    U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
  • Pujilah Tuhan, hai para hamba Tuhan.
    U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
  • Pujilah Tuhan, hai roh dan jiwa orang-orang benar.
    U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.
  • Pujilah Tuhan, hai semua yang mursid dan rendah hati.U: Pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil: Lukas 21:36
Berjaga-jagalah dan berdoalah selalu, agar kalian layak berdiri di hadapan Anak Manusia.

Bacaan Injil: Lukas 21:34-36

Berjaga-jagalah, agar kalian terluput dari malapetaka yang akan terjadi.

Inilah Injil Suci menurut Lukas:

Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Jagalah dirimu, jangan sampai hatimu sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi, dan jangan sampai hari Tuhan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa, sambil berdoa, agar kalian mendapat kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan agar kalian tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

Demikianlah Sabda Tuhan

Renungan

Dalam Injil hari ini, Yesus memberikan sebuah kekuatan kepada kita para pengikut-Nya untuk mampu menghadapi pencobaan yang berlangsung sepanjang hidup kita. Dia mengajak kita untuk berdoa supaya kita memiliki kekuatan dalam menghadapi semua itu. Sebab senjata orang beriman adalah berdoa. Yesus tidak akan membiarkan kita terlena atau tidak siap dalam menghadapi akhir zaman, yang bisa datang kapan dan di mana pun.

Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa. Hari Tuhan akan datang secara tiba-tiba. Kita diajak untuk berjaga-jaga agar bila hari itu tiba, kita dijumpai dalam keadaan siap sedia, sedang melakukan kebajikan dan berbagai kebaikan. Kita diajak untuk menggunakan hidup yang singkat ini dengan melakukan kebaikan dan menghadirkan kedamaian serta sukacita bagi banyak orang. Inilah cara mengisi kehidupan rohani harian kita dalam memenuhi komunikasi spiritual dengan Allah. Bila kita mengikuti komunitas doa dan devosi, sebaiknya kita juga semakin memikirkan kegiatan sosial dan kebersamaan. Karena tindakan itulah yang menjadikan komunitas akan makin bermakna secara vertikal dan horizontal, kepada Allah dan kepada sesama.

Ya Bapa, semoga belas kasih dan kerahiman-Mu mengarahkan dan menuntun kami untuk mengisi hidup kami dengan melayani sesama, amin.


HUT Tahbisan Imam Mgr. Edmund Woga, CSsR (Uskup Sufragan Weetebula)

21 Agustus 2025, Bacaan, bacaan kitab suci hari ini, Injil hari ini, katekese, katolik, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, penyejuk iman, refleksi harian, Renungan hari minggu, renungan harian, renungan harian katolik, sabda tuhan, ziarah batin, Renungan Agustus

Sumber: Renungan Ziarah Batin Penerbit Obor