SENIN PEKAN VII PASKAH
Beato Willem Toulouse
Santo Yohanes I – Paus & Martir
Santo Leonardus Murialdo
Santo Feliks dari Cantalice
Warna Liturgi: Putih
Bacaan I – Kisah Para Rasul 19:1-8
Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?
Bacaan dari Kisah Para Rasul:
Ketika Apolos masih berada di kota Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman Asia, dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka, “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?” Akan tetapi mereka menjawab dia, “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus.” Lalu kata Paulus kepada mereka, “Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?” Jawab mereka, “Dengan baptisan Yohanes.” Kata Paulus, “Baptisan Yohanes adalah baptisan tobat, dan Yohanes sendiri berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus.”
Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.
Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Lewat pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.
Demikianlah Sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan – Mazmur 68:2-3.4-5ac.6-7b; Refren:33a
Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah.
- Allah bangkit, maka terseraklah musuh-musuh-Nya, orang-orang yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan-Nya. Seperti asap hilang tertiup, seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah.
- Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita. Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya! Nama-Nya ialah Tuhan!
- Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia.
Bait Pengantar Injil – Kolose 3:1
Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
Bacaan Injil – Yohanes 16:29-33
Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.
Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata bahwa akan tiba saat-Nya bahwa Ia tidak lagi berbicara dengan memakai kiasan. Maka para murid berkata kepada Yesus, “Lihat sekarang Engkau berkata-kata terus terang dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.”
Jawab Yesus kepada mereka, “Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu dicerai-beraikan, masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
Renungan
Pertobatan dan keberanian menghadapi tantangan adalah dua hal penting dalam hidup Kristiani. Kita tidak bisa sungguh mengikuti Kristus jika menolak untuk berubah dan enggan menghadapi penderitaan demi iman. Dalam Bacaan Pertama kita mendengar Paulus bertemu
dengan sekelompok orang di Efesus yang telah dibaptis oleh Yohanes. Namun, mereka belum mengenal Roh Kudus. Mereka tulus, tetapi belum mengalami kepenuhan hidup dalam Kristus. Menghadapi kenyataan itu, Paulus tidak menghakimi mereka. Sebaliknya, dia membimbing mereka. Setelah dibaptis dalam nama Yesus dan menerima penumpangan tangan, Roh Kudus turun atas mereka dan mengubah hidup mereka.
Dalam Injil kita mendengar Yesus menyampaikan kenyataan yang sering kali kita hindari, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan.” Menjadi murid Kristus bukanlah jaminan hidup mudah. Bahkan, para murid yang telah berjalan bersama-Nya pun, saat pencobaan datang, tercerai-berai dan meninggalkan-Nya. Namun, Yesus, alih-alih menghakimi, justru menguatkan mereka dengan berkata, “Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Inilah janji yang meneguhkan kita hari ini, yaitu bahwa di tengah badai kehidupan, Dia memberikan damai. Di tengah kelemahan, Dia menjanjikan kemenangan.
Ya Tuhan, berikanlah kami semangat pertobatan yang tulus, keberanian untuk menghadapi tantangan, dan sukacita sejati dalam mengikuti-Mu setiap hari, amin.
HUT Kelahiran Mgr. Aloysius M. Sutrisnaatmaka MSF (Uskup Keuskupan Sufragan Palangka Raya)
HUT Pelantikan Paus Leo XIV

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor
Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

