Beranda Jendela Alkitab Harian Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Senin, 25 Januari 2021

Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Senin, 25 Januari 2021

11 Januari 2022, Bacaan Injil 11 Januari 2022, Bacaan Injil Harian, Bacaan Kitab Suci, Bacaan Pertama 11 Januari 2022, Bait Allah, Bait Pengantar Injil, Firman Tuhan, Gereja Katolik Indonesia, Iman Katolik, Injil Katolik, Katekese, katolik, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Lawan Covid-19, Mazmur Tanggapan, Mazmur Tanggapan 11 Januari 2022, Minggu Perayaan Pembaptisan Yesus, Penyejuk Iman, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, renungan harian katolik, Renungan Harian Katolik 2022, Renungan Katolik Mingguan, sabda tuhan, Ulasan Kitab Suci Harian, umat katolik, Yesus Juruselamat
Ilustrasi : bible.im

Bacaan Pertama: Kis 22:3-16

Bangunlah, berilah dirimu dibaptis, dan berserulah kepada nama Tuhan, maka dosa-dosamu dihapuskan.

Pada waktu itu Paulus membela diri di hadapan orang-orang Yahudi, “Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini. Aku dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel dalam hukum nenek moyang kita, sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah sama seperti kamu semua pada waktu ini. Aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara. Tentang hal itu baik Imam Agung maupun Majelis Tua-tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka aku telah membawa surat-surat untuk saudara-saudara di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang ada di situ, dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum.

Tetapi dalam perjalananku ke sana, ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah dari langit cahaya yang menyilaukan mengelilingi aku. Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?
Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu.

Mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku,tidak mereka dengar.

Maka kataku: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? Kata Tuhan kepadaku: Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.

Sebab aku tidak dapat melihat oleh karena cahaya yang menyilaukan mata itu, maka kawan-kawan seperjalananku memegang tanganku dan menuntun aku ke Damsyik. Di situ ada seorang bernama Ananias,
seorang saleh yang hidup menurut hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ. Ia datang berdiri di dekatku dan berkata: Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah! Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatap dia. Lalu katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau
untuk mengetahui kehendak-Nya, untuk melihat Yang Benar dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulut-Nya. Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan kaudengar.
Sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan berserulah kepada nama Tuhan, maka dosa-dosamu dihapuskan.

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan: Mzm 117:1.2 R:Mrk 16:15

Pergilah ke seluruh dunia dan wartakanlah Injil.

  • Pujilah Tuhan, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
  • Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.

Bait Pengantar Injil: Yoh 15:16

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap.

Bacaan Injil: Mrk 16:15-18

Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil.

Sekali peristiwa Yesus yang bangkit dari antara orang mati menampakkan diri kepada ke sebelas murid, dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku,
mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Demikianlah Injil Tuhan

 

Renungan

Peristiwa pandemi Covid-19 mengisahkan banyak hal dalam kehidupan kita. Ada banyak kisah duka, kegelisahan, dan kegalauan baik sosial mapun ekonomi.  Namun, tidak kalah banyak juga kisah kesetiakawanan, peduli, dan saling menolong tanpa sekat. Pandemi Covid-19 telah menciptakan sebuah kultur yang baik: Banyak orang yang tulus pergi ke semua orang untuk memberikan berkat dan kegembiraan dalam aneka bentuk. Seperti Santo Paulus yang mengalami benturan hebat dalam hidupnya dan diubah menjadi seorang pewarta.

Sebelum naik ke surga, Yesus memberikan pesan kepada para muridnya: “Pergilah ke seluruh dunia dan beritakan Injil kepada segala makhluk.” Tidah hanya memerintah untuk pergi, tetapi juga Yesus memberi bekal kepada pada murid-Nya. Menarik bahwa sejak semula Yesus memerintahkan untuk mewartakan Injil kepada segala makhluk. Artinya, kabar sukacita harus diberitakan tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada seluruh alam semesta. Bapa Suci dalam Laudato Si menegaskan, kita dipanggil untuk merawat  bumi dan segala isinya sebagai rumah kita bersama.

Merawat bumi dan menjadi pewarta sukacita sebagaimana pesan Yesus sangat tampak ketika Indonesia dilanda Covid-19. Baik keluarga, lingkungan maupun paroki dengan segala cara mengupayakan bantuan untuk meringankan penderitaan banyak orang. Melewati sekat-sekat dan untuk semua golongan, komunitas Katolik berbagi sukacita di tengah kerisauan karena pandemi. Itulah kiranya model pewartaan Injil dalam konteks dan situasi yang berkembang saat ini. Itulah cara St. Paulus mewujudkan pertobatannya.

Allah Bapa, gerakkanlah hati kami sebagaimana Rasul Paulus yang rela pergi mewartakan Kabar Baik bagi semua orang demi terwujudnya damai di bumi seperti di surga. Amin.

02 Januari, Bacaan, bacaan kitab suci hari ini, Injil hari ini, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, misa natal, natal, penyejuk iman, refleksi harian, Renungan hari minggu, renungan harian, renungan harian katolik, sabda tuhan, ziarah batin
Ziarah Batin Cover

 

Sumber: Renungan Ziarah Batin 2020, Penerbit OBOR

Inspirasimu: Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Minggu, 24 Januari 2021