Beranda BERITA Film Karya Siswi SD Pangudi Luhur Yogyakarta Raih “Premio Giovani Award” Di...

Film Karya Siswi SD Pangudi Luhur Yogyakarta Raih “Premio Giovani Award” Di Italia

Andyah Cintya Laksita (tengah) bersama kedua pendampingnya

Film dokumenter Jamilah’s Friends  karya Andyah Cintya Laksita sutradara cilik berusia 11 tahun, siswi kelas V SD Pangudi Luhur Yogyakarta, memenangkan penghargaan Premio Giovani dalam Cortocircuito-Savigliano Film Festival 2018 yang berlangsung 22-28 Oktober di kota Savigliano, sekitar 55 kilometer dari Turin, Italia. Dokumenter yang berkisah tentang kasih seorang dokter hewan pada kucing-kucing terlantar ini menyisihkan tiga nominator lain: dua dari Italia dan satu film Lithuania. Dalam penyelenggaraan Cortocircuito-Savigliano Film Festival 2018 dewan juri dipimpin pelukis kawakan Michelangelo Pistoletto dan akademisi Profesor Umberto Mosca.

Atas undangan pihak festival Cintya hadir di kota Savigliano dan menerima secara langsung penghargaan Premio Giovani di Cinema Aurora Savigliano. Penghargaan ini menjadi yang kedua setelah September lalu Cintya dianugerahi Special Award dalam Viva Film Festival di Sarajevo, Bosnia-Herzegovina. Selain di Savigliano dan Sarajevo Jamilah’s Friends memperoleh apresiasi publik penonton di Saratov Suffering International Film Festival of Documentary Drama serta International Ecological TV Festival di Russia.

Meskipun filmmaker belia tidak sulit bagi Cintya membuat dokumenter kucing-kucing terlantar karena dalam keseharian selalu memberikan perhatian pada mereka, hingga sering membawa pulang kucing jalanan yang terlihat sakit. Ia begitu terinspirasi Santo Fransiskus Asisi sang pelindung semua mahluk hidup. Hal itu pula yang menjadikan Cintya mengenal drh. Andre Lisnawan, dokter budiman yang terbiasa meluangkan diri untuk berbagi makanan sehat pada para kucing yang menggelandang. Dalam mengerjakan filmnya Cintya berpartner dengan Oktovianus Patintingan, mahasiswa Jogja Film Academy, sebagai cameraman.

Jamilah’s Friends merupakan produksi Orca Films, rumah produksi independen di Yogyakarta yang didirikan Adam Herdanto, mantan Produser Telemedia Budapest, Hungaria. Sejak 2006 Orca intens menggandeng kaum muda untuk berkarya melalui media dengan berpijak pada tema lingkungan dan keluarga.

 

Fira Basitha Anggoro

Program Officer Orca Films