Beranda Jendela Alkitab Harian Renungan Harian: 7 Mei 2015

Renungan Harian: 7 Mei 2015

Credit Foto: Sukacita dalam Tuhan, s0lide0gl0ria.wordpress.com

Kis 15:7-21

Yoh 15:9-11

Yoh 15:9 Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

Yoh 15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Yoh 15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

Renungan

Masalah sunat atau tidak sunat dibicarakan dalam sidang dan kita menemukan bersama bahwa para rasul memandang masalah ini kiranya persis sebagaimana yang Yesus kehendaki. Kata-kata yang menegaskan sunat tidak perlu diungkapkan dengan dasar keyakinan yang mendalam:Allah mengenal hati manusia, Ia mengaruniakan Roh Kudus, Menyucikan hati mereka oleh Iman, melalui kasih karunia Tuhan Yesus Kristus. Kata-kata itu lebih dari cukup untuk menegaskan pendirian mereka yang melihat tidak perlunya sunat bagi mereka yang bukan Yahudi dan hendak memeluk Yesus sebagai Tuhan dalam kehidupan mereka.

Hal menarik di sini adalah otoritas para rasul dijalankan dalam otoritas ilahi. Suara mereka sungguh merupakan ungkapan nyata kualitas relasi mereka dengan Yesus Sang Guru Agung.  Dengan kata-kata mereka dalam berhadapan dengan masalah ini, memperlihatkan bahwa para rasul sungguh telah tinggal dalam Yesus Kristus.

Kalau bacaan Injil mengatakan kalau kita tinggal dalam cinta Yesus yang mengasihi kita maka sukacitaNya akan menjadi sukacita kita, hari ini kita melihat hal yang sejajar: kalau kita tinggal dalam Yesus maka cara merasa dan cara berpikir kita juga akan seperti Dia. Kadang kita tidak terlalu adil ketika memutuskan sesuatu, kadang kita tidak terlalu bijaksana dalam memutuskan sesuatu, kadang kita ikut arus dalam pendapat orang banyak yang bukan sebuah kebenaran dan kadang kita lebih suka mempertahankan pendapat sendiri, kelompok, komunitas atau keluarga sendiri.

Semoga dengan kita tinggal dalam Yesus, seluruh keberadaan kita menyerupai keberadaaNya, baik dalam cara melihat, merasa, berpikir maupun dalam hal bertindak.

 

Credit Foto: Sukacita dalam Tuhan, s0lide0gl0ria.wordpress.com