Beranda Jendela Alkitab Harian Renungan Harian: Jumat, 24 April 2015

Renungan Harian: Jumat, 24 April 2015

Ilustrasi: Pertobatan Santu Paulus, catatanseorangofs.wordpress.com

Bacaan I: Kis. 9:1-20

Injil: Yoh. 6:52-59

YOH 6:54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.

Yoh 6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.

Yoh 6:56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Yoh 6:57 Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.

Yoh 6:58 Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”

Yoh 6:59 Semuanya ini dikatakan Yesus di Kapernaum ketika Ia mengajar di rumah ibadat.

Renungan

Hidup itu berkembang dan dinamis, kadang-kadang juga mengalami pasang surut. Adakalanya kejahatan berkuasa, tetapi kemudian kebaikan akan mengalahkannya. Banyak orang  kudus seperti Agustinus dan Fransiskus, semula hidupnya kurang baik, tetapi kemudian ditangkap Tuhan dan dijadikan orang kudus-nya.

Demikian juga Saulus.Ia tadinya adalah orang yang begitu bersemangat mengejar –ngejar menangkap dan menganianya para pengikut Yesus. Tetapi, ketika ia dalam perjalanan ke Damzik untuk menangkap pengikut Kristus, ia melahan ditangkap oleh Kristus sendiri. Ia ditangkap Kristus untuk menjadi alat pilihan bagi-Nya untuk memberikan nama-Nya kepada bangsa-bangsa lain, kepada raja-raja dan orang-orang Israel. Paulus yang semula mengejar dan menganiaya kini menjadi pewarta Kristus ke mana-mana.Ia menyerahkan hidupnya kepada Yesus.

Kristus datang dan menyerahkan segala-galanya kepada kita: sabda-Nya, kebaiakan-Nya dan cinta kasih-Nya. Tubuh-Nya  Ia korbankan disalib untuk keselamatan kita. Tubuh dan Darah-Nya Ia serahkan dalam Ekaristi untuk keselamatan dan kehidupan kita. Kristus telah memberikan diri-Nya untuk kita, maka kita juga harus mau memberikan hidup kepada sesama kita.

Tuhan Yesus Kristus, sebagimana Engkau telah berkenan menjadikan Paulus sebagai alat pilihan bagi-Mu, semoga Engkau juga berkenan memilih dan mengutus aku untuk mewartakan cinta kasih-Mu, Amin.

Sumber: Ziarah batin 2015

Credit Foto: Pertobatan Santu Paulus, catatanseorangofs.wordpress.com