Beranda Jendela Alkitab Harian Renungan Harian, Sabtu: 12 Mei 2018, Yoh. 16:23b-28

Renungan Harian, Sabtu: 12 Mei 2018, Yoh. 16:23b-28

Hidup doa para rahib di pertapaan Rawaseneng/Foto: Tempo.co

ETIAP anggota kelompok wajib bertanggung jawab atas perkembangan kelompoknya. Demikian pula dengan Gereja. Sebagai anggota Gereja, kita wajib mewartakan Yesus. Apolos, seorang awam yang fasih berbicara dan menguasai Kitab Suci, terpanggil untuk merasul. Ia berasal dari Aleksandria. Ia pergi mengajar di Efesus dan Akhaya tentang Yesus Kristus. Ia dibantu oleh Priskila dan Akwila, sehingga pelayanannya semakin mantap.

Dalam diri setiap murid Yesus. Hidup doa merupakan bagian yang penting dan integral. Kita berdoa kepada Bapa dengan pengantaraan Yesus Kristus dan dalam Roh Kudus. Jika kita berdoa bersama Yesus kepada Bapa, maka Ia akan mengabulkan doa kita. “Segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku, “ kata Yesus (Yoh. 16:23). Namun, kita sering merasa doa kita tidak dikabulkan. Mungkin sebab apa yang kita minta tak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Dua hal yang kita terima dari bacaan hari ini ialah perihal pentingnya merasul dan berdoa. Bahwasaannya beriman kepada Tuhan tak boleh dieksklusifkan untuk diri sendiri, seba keselamatan itu milik semua orang. Maka, kita wajib mewartakan Tuhan Yesus kepada semua orang. Untuk dapat menjadi pewarta, kita tak boleh menanggalkan atau meninggalkan hidup doa. Kasih kepada Tuhan terwujud dalam doa dan karya. Seperti kata pepatah,  ora et labora.

Tuhan Yesus, berilah aku Roh Kudus agar aku lebih giat mewartakan Engkau kepada semua orang, sehingga mereka pun dapat mengenal-Mu dan memperoleh keselamatan kekal. Amin.

 

Sumber: Ziarah Batin 2018