Beranda Jendela Alkitab Harian Renungan Harian: Sabtu, 6 Desember 2014

Renungan Harian: Sabtu, 6 Desember 2014

www.tourkomodoflores.com

Yes. 30:19-21.23-26, Mat. 9:35-10:1.6-8

Mat 9:35 Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Mat 10:1 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.

Mat 10:2 Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
Mat 10:3 Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
Mat 10:4 Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.
Mat 10:5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
Mat 10:6 melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Mat 10:7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
Mat 10:8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Renungan

Dalam kegiatan doa bersama atau pribadi, kita menyampaikan beragam ujud permohonan kepada Tuhan. Memang sah-sah saja, kita memohon apa pun, asalkan baik. Namun, di balik itu semua, ada konsep atau pola berpikir semacam apa? Pertama, memang orang yakin dan percaya bahwa segala kebaikan berasal dari Tuhan. Itu benar, tidak perlu diragukan. Kedua, kadang-kadang orang menyamaratakan antara yang menjadi tanggung jawab manusia dan wewenang Allah. Dengan demikian, ada kesan bahwa semuanya diserahkan kepada Allah. Manusia lepas tangan dan hanya berpangku tangan

Bacaan hari ini mewartakan bahwa Tuhan akan memberikan kesejahteraan dan kelimpahan kepada manusia. Bahkan, dalam pribadi Yesus, tergambar Allah yang tergerak oleh belas kasihan. Kalau demikian, bagaimana status dan posisi kita, manusia hanya menjadi penikmat berkat?

Rupanya tidak. Yesus mengajak umatnya untuk berseru;”…mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” Marilah kita menjadi pekerja tuaian Allah, daripada hanya berpangku tangan menantikan berkat.

Yesus, Engkau bukanlah manusia yang begitu mudah berpangku tangan; diam dan tidak bergeming. Engkau adalah manusia yang senantiasa mengulurkan tangan, meringankan penderitaan sesama. Engkau pun telah meringankan penderitaanku; maka biarkan aku meringankan sesamaku. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2014

Keterangan Foto :  Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit, ilustrasi dari  www.tourkomodoflores.com