Beranda KATEKESE Santo Simeon : 08 Oktober

Santo Simeon : 08 Oktober

07 Oktober, Bunda Maria, gereja katolik, gereja Katolik Indonesia, Ibu Maria, katekese, katolik, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Lawan Covid-19, Minggu Biasa XXVII, Para Kudus, Para Kudus di Surga, Santo Simeon, Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario, Santo Bruno, Santa Faustina Kowalska, Santo Fransiskus Asisi , Santo Gerardus dari Brogne, Para Malaikat Pelindung, Santo Hieronimus, Malaikat Agung St. Mikhael, Gabriel & Rafael, rosario, santo santa hari ini, teladan kita, umat katolik, yesus kristus, teladan kita, umat katolik, Komsos KWI

SIMEON yang kudus hidup pada abad pertama. Dalam Injil Lukas bab dua dikisahkan Yosef dan Maria membawa Bayi Yesus ke Bait Allah di Yerusalem. Di sanalah mereka bertemu dengan Simeon. Orang kudus tersebut telah lama menunggu dengan sabar jawab atas permohonannya kepada Tuhan: ia ingin tetap hidup hingga melihat Sang Mesias, Juru Selamat dunia. Tetapi, ia tidak tahu seperti apakah Sang Mesias itu, atau bilakah dan apakah doanya akan dikabulkan.

Pasangan muda dari Nazaret itu menghampirinya bersama dengan bayi mereka. Simeon memandang mata Sang Bayi dan merasakan suatu gejolak sukacita memenuhi hatinya. Matanya bersinar-sinar. Ia menggendong Yesus dalam pelukannya, kemudian menatang-Nya sambil berdoa:

“Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa.”

Maria dan Yosef saling berpandang-pandangan. Mereka berdua amat takjub. Kemudian nabi tua itu berpaling kepada Maria. Sinar matanya menjadi sedih sementara ia berkata dengan lembut, “Dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri.” Maria tidak mengerti apa yang dimaksudkannya, dan ia berdoa kepada Tuhan untuk memohon kekuatan. Simeon yang kudus telah dikabulkan doanya oleh Tuhan. Ia tetap dalam keadaan penuh syukur dan sukacita sementara pasangan muda serta Bayi mereka meninggalkannya.

Ketika Simeon menggendong Bayi Yesus dalam pelukannya, ia tahu bahwa Ia adalah Sang Mesias. Bagaimana jika aku mengenali kehadiran Yesus dalam hidupku sendiri dengan lebih sering?

Sumber: yesaya.indocell.net

Inspirasimu: Pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario : 07 Oktober