Bacaan, Bacaan Kitab Suci, Bait Allah, Firman Tuhan, Iman, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Yesus Juruselamat, penyejuk iman, Ziarah Batin 2026, OBOR, Obormedia, Toko Rohani OBOR, Pewarta Iman, Katekese, Katolik, Iman Katolik, Paus Fransiskus, ensiklik Laudato Si, renungan harian, Bacaan, Mazmur Tanggapan, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, Umat Katolik, Penyejuk Hati, sabda Allah, Oase Katolik, Renungan Pagi, Sabda Tuhan, Mirifica News, Renungan MIrifica, Renungan Komsos KWI, Renungan Mirifica, Bacaan Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Sabtu 16 Mei 2026, Paus Leo IV, Hari Raya Paskah 2026, Sabtu Pekan VI Paskah, Paskah 2026, Santo Simon Stock, Santo Andreas Bobola, Santa Gemma Galgani, Santo Aloysius Orione, Santo Margareta dari Cortona, Santo Alipius & Possidius
Ilustrasi: ChatGPT

SABTU PEKAN VI PASKAH
Santo Simon Stock
Santo Andreas Bobola
Santa Gemma Galgani
Santo Aloysius Orione
Santo Margareta dari Cortona
Santo Alipius & Possidius

Warna Liturgi: Putih

Bacaan I – Kisah Para Rasul 18:23-28

Apolos membuktikan dari Kitab Suci, bahwa Yesus adalah Mesias.

Bacaan dari Kisah Para Rasul:

Paulus meninggalkan Korintus dan kembali ke kota Antiokhia di Siria. Setelah beberapa hari lamanya tinggal di Antiokhia, ia berangkat, dan menjelajahi seluruh tanah Galatia dan Frigia untuk meneguhkan hati semua murid. Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci. Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus; tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes. Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa Apolos ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Allah.

Karena Apolos ingin menyeberang ke Akhaya, saudara-saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya, Apolos oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya.
Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 47:2-3.8-9.10; Refren:8a

Allah adalah Raja seluruh bumi!

  • Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja agung atas seluruh bumi.
  • Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa, di atas takhta-Nya yang kudus Ia bersemayam.
  • Para pemimpin bangsa-bangsa berdatangan bergabung dengan umat Allah Abraham. Sebab segala perisai di atas bumi adalah milik-Nya; sangat agunglah Dia!

Bait Pengantar Injil – Yohanes 16:28
Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; kini Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi kepada Bapa.

Bacaan Injil – Yohanes 16:23b-28

Bapa mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya.

Inilah Injil Suci menurut Yohanes:

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Kukatakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya bahwa Aku datang dari Allah.

Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; kini Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi kepada Bapa.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Hari ini kita merenungkan Sabda Tuhan dalam terang peringatan Santa Perawan Maria, Ratu Para Rasul. Maria bukan hanya Bunda Yesus, melainkan juga Bunda Gereja. Ia hadir di tengah para rasul bukan sebagai pemimpin yang memberi perintah, melainkan sebagai ibu yang mendukung, menyemangati, dan menjadi pendoa yang setia. Ia menjadi model Gereja yang berdoa dan mengandalkan Roh Kudus.

Dalam Injil hari ini, Yesus berkata, “Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.” Dengan ini, Yesus mengajak kita masuk lebih dalam ke dalam makna sejati dari doa. Doa bukan sekadar menyampaikan daftar keinginan, melainkan menjalin hubungan yang hidup dan intim dengan Bapa. Dalam relasi ini, kita belajar untuk tidak hanya meminta, tetapi juga mendengarkan suara-Nya, menyerahkan kehendak kita, dan membiarkan kasih-Nya membentuk dan mengubah hati kita. Maria adalah teladan sempurna dalam hal ini. Ia menyimpan setiap Sabda Tuhan dalam hatinya dan merenungkannya dalam keheningan iman.

Di tengah dunia yang penuh kebisingan, kesibukan, dan kegelisahan, Bunda Maria mengajari kita untuk tinggal dalam keheningan, membuka hati dalam doa, dan menanti dengan penuh pengharapan. Ia tidak banyak berkata-kata, tetapi imannya berbicara lebih lantang dari seribu suara. Dari Bunda Maria kita belajar bahwa kekuatan Gereja lahir dari doa, dan misi Gereja bertumbuh dari hati yang mendengarkan suara Roh Kudus.

Ya Tuhan, tuntunlah kami untuk setia dalam doa dan berani bersaksi di tengah dunia, seperti Bunda Maria dan para rasul, amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor