MIRIFCA.NET, Malang, 20 Januari 2026 – Hujan deras yang mengguyur kawasan Lawang pada siang hingga sore hari tak menyurutkan langkah untuk singgah di “Rumah Bersama”, sebuah pusat (sentrum) pengembangan pertanian, peternakan, dan perikanan yang dikelola oleh PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) Keuskupan Malang. Prakarsa ini menjadi wujud nyata jawaban Gereja Keuskupan Malang atas seruan mendiang Paus Fransiskus untuk “merawat rumah bersama” (care for our common home).
Rumah Bersama (RB) terletak di wilayah Sumber Wuni, Kecamatan Lawang, tepat di samping TOR Interdiosesan Lawang–Malang. Berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1,2 hektare milik Keuskupan Malang, RB tidak hanya menjadi sarana perawatan aset keuskupan, tetapi juga dikembangkan sebagai pusat pembelajaran ekologi pastoral. Prakarsa ini didukung oleh PSE KWI sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran ekologis sekaligus pemberdayaan ekonomi umat.
Kehadiran Rumah Bersama membuka ruang belajar bagi PSE-PSE paroki dalam merancang dan mengembangkan program pemberdayaan umat yang berkelanjutan. Tempat ini juga menjadi “sekolah lingkungan hidup” yang terbuka bagi anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Melalui pengalaman langsung di lapangan, umat diajak untuk semakin peduli pada alam dan memahami keterkaitan antara iman, kehidupan sosial, dan kelestarian ciptaan.
Beragam kegiatan dapat dipelajari dan dikembangkan di Rumah Bersama, antara lain:
- Pertanian: pembelajaran menanam dan merawat berbagai tanaman seperti jeruk siam, alpukat, kakao, dan tanaman pangan lainnya.
- Peternakan: pengelolaan ternak kambing etawa dan ayam kampung sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis komunitas.
- Perikanan: budidaya ikan lele, gurami, dan nila sebagai sumber pangan dan penghidupan.
- Rekreasi edukatif: Rumah Bersama juga dimanfaatkan sebagai lokasi rekoleksi dan wisata edukasi bagi umat lingkungan dan paroki dari berbagai wilayah.
Dari sisi sarana, Rumah Bersama dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, seperti bangunan luas untuk kegiatan rekoleksi dan pertemuan, kolam ikan, serta kandang ternak. Umat atau paroki yang ingin memanfaatkan tempat ini untuk kegiatan pembinaan, rekoleksi, atau edukasi dapat menghubungi PSE Keuskupan Malang agar pendampingan dan kebutuhan kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik.
Prakarsa Rumah Bersama merupakan implementasi nyata dari hasil Pleno Nasional PSE yang mendorong setiap keuskupan memiliki sentrum pemberdayaan. Dalam rencana strategis yang disepakati, sentrum diharapkan menjadi ruang dinamis bagi PSE paroki dan komunitas basis untuk mengembangkan animasi, pelatihan, serta pendidikan ekonomi yang berkeadilan ekologis. Di tempat seperti Rumah Bersama ini, para penggerak PSE dapat mengembangkan pupuk alami, merawat benih lokal bermutu, serta menjaga keberagaman tanaman pangan sebagai basis ketahanan pangan.
Harapannya, Rumah Bersama PSE Keuskupan Malang dapat menjadi inspirasi bagi keuskupan-keuskupan lain untuk membangun sentrum serupa. Dengan demikian, karya PSE tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi tumbuh sebagai gerakan berkelanjutan dalam membangun pemberdayaan ekonomi umat sekaligus merawat keutuhan ciptaan.


Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

