Vatikan-MN, 19 Maret 2026 – Dalam rangka peringatan 10 tahun Surat Apostolik Pascasinode Amoris Laetitia, Bapa Suci Leo XIV mengajak seluruh Gereja untuk memperbarui komitmen dalam mendampingi keluarga, pasangan suami-istri, dan kaum muda, sekaligus melanjutkan semangat pembaruan pastoral yang telah ditekankan sejak masa Paus Fransiskus.
Dalam pesannya, Paus Leo XIV mengenang bahwa pada 19 Maret 2016, Paus Fransiskus menyerahkan Amoris Laetitia kepada Gereja universal sebagai pesan harapan tentang cinta dalam perkawinan dan keluarga. Dokumen tersebut merupakan buah dari tiga tahun proses penegasan sinodal yang didukung oleh Tahun Suci Kerahiman Ilahi.
Pada peringatan satu dekade dokumen itu, Paus Leo XIV mengajak umat untuk bersyukur atas dorongan yang telah diberikan bagi pendalaman dan pembaruan pastoral Gereja. Ia juga mengajak seluruh Gereja untuk terus melangkah dengan keberanian dalam mewartakan Injil keluarga dengan sukacita.
Paus menegaskan kembali ajaran Gereja bahwa keluarga merupakan landasan masyarakat, anugerah Allah, dan tempat utama pendidikan manusia serta pewarisan iman. Melalui Sakramen Perkawinan, pasangan suami-istri Kristiani membentuk “Gereja domestik” yang memiliki peran penting dalam kehidupan Gereja dan masyarakat.
Menurut Paus Leo XIV, Amoris Laetitia tetap menjadi pedoman penting yang perlu terus didalami hingga saat ini. Ia menyoroti sejumlah pokok utama dari dokumen tersebut, antara lain pentingnya memandang keluarga dengan belas kasih, mendorong pertumbuhan cinta dalam perkawinan, memperkuat pendidikan anak-anak, serta membangun pendekatan pastoral yang mampu mendampingi, membedakan, dan mengintegrasikan kelemahan manusia.
Ia juga menekankan bahwa keluarga masa kini hidup di tengah perubahan sosial dan budaya yang sangat cepat. Karena itu, Gereja perlu terus mengembangkan langkah-langkah pastoral yang baru agar keluarga-keluarga dapat tetap bertumbuh dalam cinta Kristus dan kaum muda semakin tertarik pada panggilan hidup berkeluarga.
Dalam pesannya, Paus Leo XIV secara khusus mengajak Gereja untuk memberi perhatian kepada keluarga-keluarga yang menghadapi kemiskinan, kekerasan, dan berbagai tantangan hidup lainnya. Menurutnya, keluarga tetap menjadi tempat nyata hadirnya cinta Allah, bahkan di tengah keterbatasan dan kerentanan.
Paus juga menyampaikan apresiasi kepada para gembala, pelayan pastoral, paguyuban umat beriman, dan gerakan-gerakan gerejawi yang selama ini terlibat dalam pelayanan pastoral keluarga.
Sebagai langkah lanjutan, Paus Leo XIV mengumumkan bahwa ia akan mengundang para Ketua Konferensi Waligereja di seluruh dunia pada Oktober 2026. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menjalani proses penegasan sinodal bersama mengenai langkah-langkah yang perlu diambil dalam mewartakan Injil kepada keluarga-keluarga masa kini, dengan berlandaskan Amoris Laetitia dan pengalaman Gereja-Gereja lokal.
Menutup pesannya, Paus Leo XIV mempercayakan perjalanan Gereja ini kepada perantaraan Santo Yusuf, pelindung Keluarga Kudus Nazaret.
Baca dokumen selengkapnya di sini

Kepala Departemen Dokumentasi dan Penerangan (Dokpen) KWI

