Bacaan, Bacaan Kitab Suci, Bait Allah, Firman Tuhan, Iman, Kitab Suci, Komsos KWI, Konferensi Waligereja Indonesia, KWI, Yesus Juruselamat, penyejuk iman, Ziarah Batin 2026, OBOR, Obormedia, Toko Rohani OBOR, Pewarta Iman, Katekese, Katolik, Iman Katolik, Paus Fransiskus, ensiklik Laudato Si, renungan harian, Bacaan, Mazmur Tanggapan, Perjanjian Baru, Perjanjian Lama, pewartaan, Umat Katolik, Penyejuk Hati, sabda Allah, Oase Katolik, Renungan Pagi, Sabda Tuhan, Mirifica News, Renungan MIrifica, Renungan Komsos KWI, Renungan Mirifica, Bacaan Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian, Paus Leo IV, Komisi Kepemudaan KWI , The Ecumenical Prayer with Songs form Taizé Community, Keuskupan Larantuka, Uskup Larantika, diocese, tahbisan uskup

MIRIFICA.NET – Ibadat sore meriah digelar di Gereja Santa Maria Pembantu Abadi, Weri, pada Hari Selasa, 10 Februari 2026, dipimpin oleh Mgr. Siprianus Hormat, Uskup Ruteng, didampingi para uskup regio NUSRA. Ibadat bersama penuh Syukur ini mengawali rangkaian acara dan upacara Tahbisan Uskup Larantuka.

Dalam Ibadat yang dimulai pukul 17.30 WITA ini, seluruh perlengkapan Rohani Mgr. Yohanes Hans Monteiro diberkati dan Mgr. Hans, begitu ia akrab disapa, mengucapkan Pengakuan iman dan sumpah Kesetiaan dan Ketaatan kepada Bapa suci di Roma sebagai tanda kesatuan dengan Gereja Katolik.

Sejak pukul 16.30 WITA, mulai terdengar suara marching band bersorak menyambut Para Uskup yang mulai memasuki area depan Paroki Weri, Larantuka. Bersamaan dengan itu para imam, biarawan-biarawati, para undangan, serta umat mulai berdatangan dan memadati gereja.

Suasana sakral sangat terasa ketika perarakan pembuka menuju altar mengawali Ibadat Vesper Mulia, yang menjadi salah satu dari tiga rangkaian utama dalam perayaan besar menyambut gembala baru Keuskupan Larantuka, selain Perayaan Ekaristi Tahbisan Episkopal dan Misa Pontifikal perdana Uskup Larantuka.

RD. Philipus Ola Daen, salah satu staf formator Seminari Tinggi Interdiosesan Ritapiret, yang didapuk menjadi pembawa Homili dalam ibadah ini menekankan bahwa Bacaan suci sore hari ini memberi kita dua pesan inspiratif: Fokus pada Tuhan dan hidup untuk Tuhan.

Yang pertama, Fokus pada Tuhan yakni Hidup tanpa kekhawatiran. Kedua, Hidup untuk Tuhan,
Hidup dalam kekudusan. Hal ini karena Allah telah memanggil kita bukan untuk melawan melainkan untuk melakukan yang kudus. Sebab ada tertulis: “Kuduslah kamu, sebab aku Kudus. Dalam konflik, supaya bertumbuh di tengah umat Allah: “Satu tubuh, Satu Roh dan Satu Pengharapan kepada kekudusan ini.

Mgr. Hans Montero akan ditahbiskan, dipanggil menjadi pelayan bukan penguasa. Dan seseorang yang berfokus bukan pada kekuatan materi tetapi berfokus pada Tuhan. Dengan kehadirannya sebagai guru yang beriman sama seperti Santa Skolastika yang kita Peringati hari ini. Satu sosok yang mengorientasikan hidupnya pada cinta yang altruistik, spiritualitas pendoa dan komitmennya.

Pengakuan Iman dan Sumpah Setia Uskup Terpilih

Usai homili singkat oleh Rm. Philip, Umat bersama mendengarkan Pengakuan iman dan pernyataan janji setia Mgr. Yohanes Hans Monteiro didampingi Mgr.Hironimus Pakaenoni dan Mgr. Maksimus Regus. Pengakuan Iman dan Janji setia diucapkan oleh Mgr. Yohanes Hans Monteiro dengan penuh keyakinan di hadapan Perwakilan tahta suci, Bapa Kardinal, para Uskup dan umat, serta diteguhkan dengan peletakan tangan di atas Kitab Suci.

Usai Pengakuan iman dan pernyataan janji setia selesai diucapkan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen pernyataan kesetiaan oleh Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Mgr. Siprianus Hormat serta para Mgr. Paulus Budi Kleden SVD. Dokumen itu memuat pengakuan iman dan janji kesetiaan Uskup terpilih kepada Tahta Suci Vatikan, sebagai bentuk pengakuan dan ketaatan kepada kepemimpinan gereja universal yang dipimpin oleh Paus.

Pemberkatan Insignia
Dalam Ibadat Vesper Agung ini, Mgr. Sipri selaku pemimpin ibadat juga memberkati insignia dan perlengkapan episkopal yang akan dikenakan oleh Uskup terpilih, yakni mitra, cincin, tongkat gembala (tongkat uskup), serta salib pektoral. Pemberkatan ini melambangkan kesiapan rohani sang gembala baru untuk menerima tugas penggembalaan umat Allah di Keuskupan Larantuka.

Kita Umat, diajak untuk bersama-sama berdoa bagi seluruh rangkaian perayaan tahbisan Episkopal Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, dapat berjalan dengan baik, lancar, dan menjadi berkat bagi Gereja dan umat Allah di Keuskupan Larantuka.

***