Beranda BERITA Mendekatkan Media kepada Orang Muda

Mendekatkan Media kepada Orang Muda

WARTAWAN senior, A. Margana hadir menjadi pembicara dalam workshop Menulis Kreatif di Aula Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria Makale, Tana Toraja, Kamis, 30/5. Margana membawakan materi mengenai penulisan feature.

Workshop yang diikuti sekitar 100 peserta dari usia remaja hingga dewasa ini berlangsung interaktif dari paroki-paroki di Kevikepan Toraja dan Luwuk. Selain Margana, hadir sebagai pembicara dosen Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Budi Sutedjo D. Oetomo dan editor Penerbit Buku Kompas, R.B.E. Agung Nugroho. Setiap pembicara terus berinteraksi dengan peserta, terutama para generasi milenial. Dengan pola interaksi dua arah seperti itu, para peserta terus berfokus untuk mengikuti sesi demi sesi selama seharian.

Selain menyampaikan materi mengenai visi penulisan kreatif, penulisan berita, penulisan feature dan esai, para narasumber berusaha memperkenalkan media Katolik kepada peserta dan memotivasi peserta untuk berani terjun menjadi pegiat Komsos di parokinya masing-masing.

Dalam sesi-sesi pelatihan ini, para peserta diberi waktu untuk mempraktikkan teori-teori yang telah disampaikan oleh para narasumber. Agung mengajak peserta untuk berlatih menulis berita, melakukan praktik wawancara, dan membekali peserta dengan dasar-dasar peliputan atau reportase. Sementara itu, Margana memberikan kesempatan untuk mengasah teknik dan keterampilan menulis feature dan esai.

Selain workshop menulis kreatif, di tempat terpisah secara paralel diadakan juga workshop audio visual yang diikuti sekitar 100 perserta. Dalam workshop audio visual, para peserta dilatih untuk membuat film pendek dan film dokumenter. Hasil kerja kelompok mereka ditampilkan dalam acara malam keakraban pada akhir pelatihan. Tak diduga bahwa banyak ide-ide kreatif dan menarik yang muncul dari hasil produksi film pendek dan dokumenter.

“Kami bangga pada hasil kerja keras kalian selama pelatihan. Ternyata banyak mutiara-mutiara terpendam di Tana Toraja. Kembangkanlah talenta kalian untuk pewartaan Kabar Sukacita,” ungkap Sekretaris Eksekutif Komisi Komsos KWI, Romo Kamilus Pantus ketika memberikan apresiasi terhadap film-film dari hasil pelatihan yang disuguhkan kepada seluruh peserta workshop dan panitia.

Dua workshop ini ingin mengajak para peserta yang mayoritas kaum muda untuk lebih familier dengan media. Mereka diajak tidak hanya menjadi penikmat media, tetapi lebih jauh didorong untuk terlibat aktif dan memanfaatkan media sebagai pelaku. Intinya, para narasumber membekali mereka teknik dan konten positif untuk dikembangkan sehingga para peserta semakin mencintai media dan memanfaatkannya untuk pewartaan Kabar Baik melalui konten-konten positif. Workshop ini digelar selama dua hari penuh, Kamis, 30/5-Jumat, 31/5.

Dari hasil evaluasi terhadap hasil karya para peserta, beberapa peserta ternyata memiliki talenta menulis. Beberapa tulisan mereka sudah enak dibaca dan alurnya pun sudah mengalir. Ada tiga tulisan berita yang dikirimkan ke media daring (online) dan akhirnya diterima dan dimuat. Selain itu, para narasumber memberikan tips-tips ringan untuk mengembangkan keterampilan dan teknik menulis, serta beberapa catatan evaluatif kepada para peserta. (RBE)